Minggu, 15 Maret 2026

Bismillah Ramadhan di Kota Banjar Tahun 2026

 Bismillah Ramadhan di Kota Banjar Tahun 2026

Rabu, 07 Januari 2026

VISI KOTA BANJAR TAHUN 2050




Target PDB per kapita USD 1.000.000 itu level “kota global super-premium” (setara pusat keuangan/teknologi dunia). Jadi kuncinya bukan sekadar “meningkatkan UMKM”, melainkan membangun mesin ekonomi bernilai tambah sangat tinggi + tata kelola kelas dunia + karakter IMTAQ.

Di bawah ini saya susun blueprint Banjar 2050: makmur, bersih, sehat, aman, nyaman, ber-IPTEK, ber-IMTAQ.

1) Rumus Realistis: PDB per kapita = PDB kota / jumlah penduduk

Target USD 1.000.000 tercapai bila:

PDB Kota sangat besar dan/atau jumlah penduduk relatif kecil.

Strateginya: Banjar jadi “kota HQ + IP + jasa global”, bukan hanya kota perdagangan lokal.

Contoh logika (bukan angka pasti):

Kalau penduduk 200.000 orang, maka perlu PDB kota ≈ USD 200 miliar/tahun untuk mencapai USD 1 juta per kapita. Ini hanya mungkin jika ada sektor bermargin tinggi: pusat keuangan, pusat teknologi, IP/licensing, data center, biotech, advanced manufacturing, perdagangan global.


2) 5 Mesin Ekonomi yang bisa mengangkat Banjar “lebih dari Singapura”

> Singapura menang di: hub logistik global, keuangan, rule of law, talenta, dan branding.

Banjar harus menang dengan versi “lebih kuat + lebih bermoral”.

A. “Banjar Global Services Zone” (Zona Jasa Global)

Target: jadi lokasi kantor pusat regional, pusat operasional, shared services, back office, fintech, wealth management, legal/arbitration center.

Kunci: hukum & kepastian (anti pungli), pajak/insentif jelas, perizinan super cepat.

B. “Digital & AI City” (Data Center + Cloud + AI)

Bangun Data Center Park (dengan listrik hijau + redundansi).

Bentuk AI Studio + GPU Hub: komputasi untuk riset, industri kreatif, pendidikan, dan perusahaan global.

Monetisasi: sewa komputasi, layanan keamanan siber, managed cloud, AI products.

C. “Advanced Manufacturing” bernilai tambah tinggi

Bukan pabrik massal biasa, tapi:

Elektronik presisi, sensor, komponen EV, perangkat medis, material maju, solar tech.

Sistem: industrial park kecil tapi kelas dunia (bersih, otomatis, efisien).

D. “Halal Bioeconomy & Health” (Biotech + FoodTech + Wellness)

Riset pangan fungsional, nutraceutical, herbal, halal pharma, medtech.

Rumah sakit “premium” + medical tourism (tapi tetap adil untuk warga).

E. “IP & Education Export City”

Ini jalan tercepat menaikkan PDB per kapita:

Universitas/lab + paten + lisensi teknologi.

Ekspor jasa pendidikan: program internasional, micro-credential, sertifikasi AI/engineering/halal industry.

3) 10 Kebijakan “Singapura-grade” yang wajib ada

1) Rule of Law & Anti-Korupsi Total

Semua izin/tender 100% digital, jejak audit publik.

“No cash, no broker”: pembayaran non-tunai, layanan one-stop.

2) Reform Perizinan: “3-3-3”

3 jam untuk izin sederhana, 3 hari untuk menengah, 3 minggu untuk kompleks (dengan SLA jelas).

3) Pajak & insentif kompetitif

Insentif untuk: HQ, R&D, ekspor jasa, paten, green energy, pelatihan tenaga kerja.

4) Kota Bersih = Sistem, bukan slogan

Waste-to-Value: pemilahan wajib, kompos/biodigester, recycling, residu minimal.

Target: zero illegal dumping.

5) Air, sanitasi, drainase kelas dunia

“No flood, no stink”: perbaikan drainase + pengolahan limbah + kualitas sungai.

6) Transport nyaman

Angkot modern (EV), jalur sepeda aman, trotoar lebar, integrasi kereta/bus.

7) Keamanan berbasis teknologi + komunitas

CCTV AI di titik rawan (privacy by design), penerangan, patroli terpadu.

Program pemuda & masjid untuk ketahanan sosial.

8) Kesehatan preventif

Kota ramah jalan kaki, udara bersih, pusat olahraga murah, deteksi dini penyakit.

9) Talenta Global

Beasiswa besar-besaran, ikatan dinas, dan skema “pulang kampung jadi pemimpin”.

Kemitraan kampus internasional.

10) Branding global

Branding Banjar: Green + Tech + Halal + Integrity City.

4) IMTAQ sebagai “operating system” (bukan tempelan)

Agar ber-IMTAQ sekaligus maju:

Masjid/Pesantren = pusat literasi & ekonomi (koperasi, pelatihan kerja, inkubasi UMKM).

Program karakter: amanah, disiplin, antikorupsi, pelayanan publik sebagai ibadah.

Ekonomi umat: zakat/infak/wakaf produktif → modal usaha, beasiswa, klinik, rumah layak.


5) 12 KPI Kota Banjar (target terukur)


1. PDB per kapita (bertahap)

2. Median income warga

3. Tingkat kemiskinan (menuju <1%)

4. Tingkat pengangguran (sangat rendah)

5. Indeks integritas (korupsi/pungli = 0)

6. Kualitas udara (PM2.5)

7. Kualitas air sungai

8. Sampah residu per kapita (turun drastis)

9. Ruang hijau per kapita

10. Kriminalitas per 1000 penduduk

11. Harapan hidup & stunting (stunting nyaris 0)

12. Jumlah paten/startup/ekspor jasa


6) Roadmap 4 Fase (langsung bisa dijadikan rencana kota)


Fase 1 (0–3 tahun): “Bersih-rapi-beres”


Bereskan sistem izin, pungli, kebersihan, drainase, data kota, keamanan.


Mulai inkubator startup + koperasi masjid produktif.



Fase 2 (4–7 tahun): “Bangun mesin ekonomi”


Mulai kawasan jasa global, data center park, dan advanced manufacturing kecil.


Beasiswa talenta + kampus/lab unggulan.



Fase 3 (8–15 tahun): “Ekspor jasa & IP”


kota jadi eksportir: layanan digital, pendidikan, lisensi paten, halal bioeconomy.



Fase 4 (15–25 tahun): “Kota global”


HQ regional, pusat arbitrase, pusat riset, medical tourism, AI hub.



7) Tiga “kartu as” Banjar yang bisa membedakan dari Singapura


1. Moral + integritas publik (IMTAQ) sebagai keunggulan kompetitif: kota paling amanah.



2. Green-tech tropis: energi surya, bioeconomy, kota hutan.



3. Education & IP export: menjual ilmu, bukan hanya barang.



Kalau Anda mau, saya bisa buatkan “Dokumen Masterplan Banjar 2050 (10–20 halaman)” berisi:


target angka per fase,


daftar proyek prioritas 100 hari, 1 tahun, 5 tahun,


model pendanaan (APBD + PPP + wakaf produktif + investor),


Struktur kelembagaan “Banjar Development Authority”.

Senin, 14 April 2025

Bissmillah Semangat Baru Kota Banjar

 Bissmillah Semangat Baru Kota Banjar

Bagaimana Masa Depan Kota Banjar?


Visi Banjar Tahun 2050


Minggu, 14 April 2024

Kota Banjar Tahun 2024

Capaian Kota Banjar Tahun 2024

Jumat, 14 April 2023

Kota Banjar Tahun 2023

 Capaian Kota Banjar Tahun 2023

Kamis, 14 April 2022

Kota Banjar Tahun 2022

 Capaian Kota Banjar Tahun 2022

Rabu, 14 April 2021

Kota Banjar Tahun 2021

 Capaian Kota Banjar Tahun 2021

Selasa, 14 April 2020

Kota Banjar Tahun 2020

 Capaian Kota Banjar Tahun 2020

Jumat, 15 Maret 2019

Kota Banjar Tahun 2019

 Capaian Kota Banjar Tahun 2019

Kamis, 15 Maret 2018

Kota Banjar Tahun 2018

 Capaian Kota Banjar Tahun 2018

Rabu, 15 Maret 2017

Kota Banjar Tahun 2017

Capaian Kota Banjar Tahun 2017

Selasa, 15 Maret 2016

Kota Banjar Tahun 2016

Capaian Kota Banjar Tahun 2016

Minggu, 15 Maret 2015

Kota Banjar Tahun 2015

 Capaian Kota Banjar Tahun 2015

Senin, 08 September 2014

Akhirnya Anak Muda Itu Cum Laude

Akhirnya admin, Banjar Cyber School Cum Laude


Fazar Shiddieq Karimil Fathah, S.Pd.

Tak ada kata dan untaian kalimat yang dapat kami sampaikan, selain ucapan Allhamdulilah dan Selamat, semoga ilmu pangaweruh yang telah Adinda raih bisa menerangi serta menjadikan begitu sebanyak-banyaknya manfaat bagi semua.




Ayah, Ibu, dan Kaka serta Adik-adikmu pastilah sangat bangga, kini engkau sudah jauh melampaui kami, teruslah gapai semua asa dan impian mu, Adinda.


Semangat Berkarya.

Salam: Para Old Admin

Minggu, 07 September 2014

Belajar Ke Kota Solo: The Spirit of Java

Kota Surakarta (juga biasa disebut Kota Solo) kini mendapat sorotan tidak saja dari masyarakat lokal dan nasional, melainkan juga dari masyarakat international. Sejumlah prestasi membanggakan ditorehkan Kota Solo hingga membuat banyak orang terkagum-kagum dengan perubahan yang terjadi dan akhirnya mengunjungi kota yang dipromosikan sebagai “the spirit of Java” tersebut.

Bisakah Kota Banjar Belajar Kepada Kota Solo?

Sabtu, 06 September 2014

Kenangan di Universitas Negeri 11 Maret


“Kebeningan matahari pagi tanggal 11 Maret 1976, hari Kamis Kliwon, menambah cerah dan semaraknya sepanjang jalan tengah alun-alun utara Solo hingga sampai di Siti Hinggil. Hiasan warna warni dari kain dan janur, permadani merah bersih yang tergelar mulai dari Pegelaran sampai di Siti Hinggil dan terpugarnya wajah bangunan Siti Hinggil sendiri, menjadikan tempat upacara.”

(Abu Alim Masykuri, 1977)

Sebelas Maret jam 10.00 pagi, dengan dibacanya Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang pembukaan “Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret”, maka Universitas Sebelas Maret (UNS) resmi berdiri sebagai Perguruan Tinggi Negeri di Solo.

Pemandangan yang meriah meramaikan peresmian universitas negeri yang telah ditunggu kelahirannya sejak lama itu.

Cikal bakal UNS sendiri dapat dirunut jejaknya dari 1950-an. Pada masa itu, Solo telah memiliki keinginan untuk mendirikan sebuah universitas negeri sendiri, mengingat kota lain telah memiliki universitas yang umurnya bahkan telah mencapai puluhan tahun.

Namun, akibat perang, penyatuan pemerintahan, kekeruhan arus politik, ekonomi rakyat rusak, dan lain-lainnya, universitas negeri di Solo belum dapat diwujudkan. Pada 1953, setelah semua kekacauan berakhir, timbul keinginan mewujudkan universitas itu kembali. Hal ini mengingat Solo sebagai pusat kebudayaan Jawa asli, serta terdapat potensi yang besar di lapangan perguruan, baik tenaga pengajar dan siswanya.

Panitia pendirian universitaspun dibentuk, dengan ketua Mohammad Saleh, Wali Kota Solo saat itu. Hanya saja, usaha ini gagal sebelum sempat dimulai.

Pada penghujung Desember 1975, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan meninjau UGS dan memastikan bahwa pada 11 Maret 1976, UGS akan di-”negerikan.” Selanjutnya, UGS akan digabung dengan perguruan tinggi negeri dan swasta lain untuk membentuk universitas negeri di Solo.

Perguruan tinggi tersebut adalah: Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Negeri, Sekolah Tinggi Olahraga, Akademi Administrasi Niaga Negeri yang sudah diintegrasikan ke Akademi Administrasi Niaga Negeri di Yogyakarta, Universitas Gabungan Surakarta, Fakultas Kedokteran P. T. P. N. Veteran cabang Surakarta.

Universitas tersebut terdiri atas 9 fakultas, yaitu: Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan, Fakultas Sastera Budaya, Fakultas Sosial Politik, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian serta Fakultas Teknik.

Dengan tuntasnya persiapan, akhirnya Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret resmi berdiri pada 11 Maret 1976.

Foto by: Fazar S.K.F., S.Pd.

Jumat, 11 Juli 2014

Merintis Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Periangan di Kota Solo

Merintis perkumpulan Pelajar dan Mahasiswa Periangan di Kota Solo

Posted by: Fazar Shiddieq Karimil Fathah

Senin, 17 Februari 2014

Selamat Datang Pada Digital Access to Scholarship at Harvard



"Semoga Banyak Pelajar Indonesia Bisa Melanjutkan Studinya di Universitas-Universitas Top Dunia, dan Sesegera Mungkin Universitas dan Perguruan Tinggi dalam Negeri Bisa Menyusul Kemajuan Mereka"
*Arip Nurahman*

About DASH

The Digital Access to Scholarship at Harvard (DASH) repository is an open access repository run as a service by the Office for Scholarly Communication in the Harvard University Library at the instigation of the Harvard Provost's Office.
As part of its mission, DASH makes available scholarly articles pursuant to theopen access policies of the various faculties at Harvard that have established them, in addition to other materials that it provides on behalf of members of the Harvard community.
For background on Harvard's open access policies,visit the OSC web site.
DASH is built using the DSpace open source digital repository platform.

Frequently Asked Questions


All of DASH

Semoga Bermanfaat Sahabat

Senin, 06 Januari 2014

Selamat Datang di Perpustakaan Harvard

WELCOME TO THE HARVARD LIBRARIES

This web site is an online gateway to the extraordinary library resources of Harvard University and serves as an important research tool for Harvard's current students, faculty, staff, and researchers who hold Harvard IDs and PINs. The site also provides practical information on each of the more than 80 libraries that form the Harvard system. Visitors and guests should consult the Library's Frequently Asked Questions before navigating the site.


"Wherever You Go I Will with You, Books"
*A.N.* 

Graduate School of Design (back to top)
Frances Loeb Librarybrief infohttp://www.gsd.harvard.edu/library/


Harvard Divinity School (back to top)
Andover-Harvard Theological Librarybrief infohttp://www.hds.harvard.edu/library/


Graduate School of Education (back to top)
Gutman Librarybrief infohttp://www.gse.harvard.edu/library/


John F. Kennedy School of Government (back to top)
Belfer Center for Science & International Affairs Librarybrief infohttp://bcsia.ksg.harvard.edu/library.cfm?program=CORE&pb_id=56&gma=5
John F. Kennedy School of Government Librarybrief infohttp://www.hks.harvard.edu/library/


Harvard Law School(back to top)
Harvard Law School Librarybrief infohttp://www.law.harvard.edu/library


Harvard Medical School and School of Public Health(back to top)
Countway Library of Medicinebrief infohttp://www.countway.harvard.edu/
Primate Center Librarybrief infohttp://www.hms.harvard.edu/nerprc/


Radcliffe Institute for Advanced Study(back to top)
Arthur and Elizabeth Schlesinger Library on the History of Women in Americabrief infohttp://www.radcliffe.edu/schles/


Harvard University Library (back to top)
Harvard University Archivesbrief infohttp://hul.harvard.edu/huarc/
Weissman Preservation Center Librarybrief infohttp://preserve.harvard.edu


Other (back to top)
Biblioteca Berensonbrief infohttp://www.itatti.it/menu3/library.html
CRLbrief info
Derek Bok Center for Teaching and Learningbrief infohttp://bokcenter.fas.harvard.edu
Fred Norris Robinson Celtic Seminar Librarybrief infohttp://www.fas.harvard.edu/~celtic/library/index.html
Historic Scientific Instruments Collectionbrief infohttp://www.fas.harvard.edu/~hsdept/chsi.html
Master Microformsbrief infohttp://hcl.harvard.edu/info/imaging/
National Master Microformsbrief info
Networked Resourcebrief info
Property Information Resource Centerbrief infohttp://www.upo.harvard.edu/pirc/

Comments & Questions Privacy Statement
Copyright © 2004 President and Fellows of Harvard College
Last modified 14 Dec 2008.

Directories of libraries

Other resources

Disusun Ulang Oleh:

Arip Nurahman

Pendidikan Fisika, FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia
&
Follower Open Course Ware at MIT-Harvard University USA.

Terima Kasih, Semoga Bermanfaat!.

Sabtu, 14 Desember 2013

Akses Terbuka Universitas dan Pendidikan Tinggi untuk Masyarakat

Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup dalam IPM, Kota Banjar perlu membuka peluang untuk setiap warganya untuk mendapatkan akses terhadap dunia pendidikan tinggi.

Salah satu cara untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi seluruh masyarakat adalah dengan cara membuka sumber-sumber belajar tingkat universitas kepada seluruh masyarakat.




Sumber Belajar Humanities, Arts, and Social Sciences dari Massachusetts Institute of Technology

School of Humanities, Arts, and Social Sciences
 
Salam, Arip Nurahman
 
Semoga Bermanfaat dan Tetap Semangat